Agen Bola Ibcbet - Meski masih punya peluang untuk meloloskan Belanda ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia namun tampaknya semangat Arjen Robben sudah kadung menurun. Dengan syarat berat yang menunggu di partai pamungkas babak kualifikasi winger kidal tersebut memilih untuk berpikir realistis.
Casino Online - Sejak meraih prestasi yang cukup apik di dua gelaran Piala Dunia sebelumnya dengan menjadi runner up di edisi 2010 dan merebut medali perunggu empat tahun setelahnya Belanda bak terjun payung usai era tersebut. Gagal berpartisipasi di Piala Eropa 2016, De Oranje juga terancam absen di Piala Dunia 2018.
Judi Sbobet - Penyebabnya apalagi jika bukan inkonsistensi hasil di kualifikasi dan juga uji coba. Belanda yang tergabung di grup A bersama Prancis dan Swedia kini terpaku di peringkat ketiga. Dengan Prancis yang sudah menapakkan satu kaki di Rusia, maka tiket play off nampaknya jadi opsi terbaik. Namun untuk yang satu ini pun nampaknya mereka juga sangat kesulitan meraihnya.
Pasalnya saat ini Swedia yang akan jadi lawan di pertandingan terakhir grup A punya keuntungan dalam hal selisih gol. Pasalnya Marcus Berg dkk baru saja pesta gol kontra Luksemburg dengan skor 8-0. Itu artiya Belanda tidak cukup hanya menyamai raihan 19 poin mereka. Saat ini Belanda dengan selisih gol plus 7 harus melewati milik Swedia dengan kemenangan 7-0.
Hal inilah yang membuat Robben tampak pasrah dengan peluang negaranya untuk kembali berpartisipasi di ajang prestisius. Pemain sayap Bayern Munchen tersebut memandang jika kemenangan dengan marjin tujuh gol atas Swedia itu nyaris mustahil untuk dilakukan.
“Rasanya menyakitkan. Sayangnya itu juga bagian dari olahraga ini. Mendengar jika Swedia menang dengan skor 8-0 itu adalah kejutan yang tidak mengenakkan,” papar Robben usai tampil dalam laga kontra Belarusia.
“Setelah mengetahui itu tidak ada hal lain yang bisa dilakukan selain berharap saja. Kemenangan atas Swedia di kandang nanti tampaknya tidak akan terjadi,” tambahnya lagi.
Penyebab dari tersendatnya Belanda dalam beberapa tahun kebelakang disebut adalah akibat dari regenerasi yang super lambat. Dibawah pelatih-pelatih sepertu Danny Blind sampai Dick Advocaat saat ini masih banyak pemain uzur yang sudah masanya gantung sepatu masuk dalam skuat.
Di lini depan negeri kincir angin masih saja tergantung pada penyerang-penyerang gaek macam Robin van Persie, Klas Jan Huntelaar, dan juga Ryan Babel. Memang sudah ada Vincent Janssen namun bomber Fenerbahce tersebut masih belum bisa jadi mesin gol utama.
Setelah masa kejayaan Wesley Sneijder habis juga masih belum bisa ditemukan pengatur permainan yang jempolan di Belanda. Mereka akhirnya terlalu bergantung pada Robben yang sudah tua atau pemain rentan cedera macam Kevin Strootman dan juga wonderkid ‘gagal’ seperti Memphis Depay. Selama belum bisa mengatasi masalah regenerasi maka tampaknya Belanda masih harus libur dulu di Piala Dunia atau Piala Eropa.
Posted
By : Judi Sbobet

No comments:
Post a Comment