Agen Bola Ibcbet - Meski dikenal sebagai salah satu pelatih sepakbola top di kolong langit nyatanya Antonio Conte punya rasa tidak suka pada pekerjaanya tersebut. Pria Italia yang kini menukangi Chelsea tersebut berujar jika masalah si kulit bundar amat banyak menyita waktunya.
Casino Online - Dengan modal juara Serie A tiga kali beruntun bersama Juventus, Conte datang ke Chelsea pada awal musim 2016/2017 lalu. Meski demikian ia tidak langsung masuk ke jajaran elite karena publik beranggapan jika ia masih terlalu ‘hijau’ untuk menancapkan kukunya di kompetisi seberat Premier League.
Judi Sbobet - Namun nyatanya Conte malah bisa menyulap skuat The Blues yang jadi pesakitan pada musim sebelumnya menjadi tim juara. Pada akhir musim ia mengantarkan Eden Hazard dan kolega mengangkat trofi Liga Inggris yang kedua dalam kurun waktu tiga tahun. Gelar dobel domestik bahkan hampir Conte dapatkan andai Chelsea tidak tumbang dari Arsenal di final Piala FA.
Atas pencapaian itu sosok Conte mulai mendapat perhatian lebih dari publik dan pers Inggris. Gaya kepelatihannya yang kerap menunjukkan sisi enerjik di sesi latihan ataupun kala medampingi timnya berlaga menjadi daya tarik khusus. Namun meski selalu terlihat bersemangat, rupanya ada kalanya eks allenatore Atalanta dan Bari ini merasa jengah jadi manajer.
“Aku selalu ingin jadi manajer. Aku bahkan sudah mulai melatih sejak umur 14 tahun. Saat itu tim sekolah dasar yang aku tangani. Aku merasa jika ini bisa jadi jalan hidupku,” papar Conte pada GQ.
“Walaupun begitu aku terkadang membenci profesi ini. Itu karena banyaknya waktu yang dihabiskan untuk itu. Aku benci karena jika ingin jadi pelatih yang hebat maka hidup anda harus rela dipotong untuk itu. Dalam sehari aku bisa memikirkan soal sepakbola sampai 18 jam lamanya,” tambahnya lagi.
Memasuki musim keduanya di Premier League, Conte mulai merasakan hambatan lebih. Di 2017/2018 ia sudah harus merasakan kekalahan tiga kali dalam delapan pekan awal. Dua di antaranya bahkan terjadi secara berurutan di pekan ketujuh dan kedelapan.
Terbaru Chelsea digebuk tim juru kunci Crystal Palace di Selhurst Park pada Sabtu (14/10) lalu. The Eagles yang sama sekali belum meraih poin dan bahkan gol mampu menggasak sang juara bertahan dengan skor 1-2. Ini membuat posisi London Biru di klasemen sementara melorot ke tangga kelima karena tersusul oleh Tottenham Hotspur dan Watford.
Posted
By : Judi Sbobet

No comments:
Post a Comment